Wanita Haid Wajib Menjama’ Shalat di Waktu Jama’?


bungaSoal: Jika wanita telah suci dari haidhnya pada waktu ‘ashar atau ‘isya, apakah ia harus mengerjakan shalat tersebut sekalian zhuhur dan maghrib karena menimbang keduanya dapat dijama’ bersama?

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz –rahimahullah– menjawab:

Jika wanita telah suci dari haidh atau nifasnya pada waktu ‘ashar, ia wajib menunaikan shalat zhuhur dan ‘ashar sekaligus menurut satu dari dua pendapat ulama yang paling kuat. Sebab, waktu keduanya adalah satu bagi orang yang beruzur; seperti orang sakit dan musafir. Dan wanita tadi termasuk yang beruzur karena sebab kesuciannya yang terlambat.

Demikian pula jika ia suci di waktu isya. Ia wajib mengerjakan maghrib dan isya sekaligus, karena alasan yang telah lewat. Dan sejumlah shahabat –radhiyallahu ‘anhum– telah mengeluarkan fatwa demikian.

Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dalam Tuhfah Al-Ikhwan Bi Ajwibah Muhimmah Tata’allaq Bi Arkan Al-Islam hlm. 67

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s