Jalaluddin Al-Mahalli, Ulama Multitalenta yang Sulit Menghafal


Jangan nyerahSiapa yang tidak mengenal Imam Muhammad bin Ahmad bin Ibrahim Al-Mahalli? Itu lho salah satu penulis tafsir kenamaan yang oleh banyak orang disebut Tafsir Al-Jalalain. Sebuah tafsir yang dijadikan kurikulum di hampir seluruh pesantren dan lembaga pendidikan di negeri ini. Meskipun tidak terlalu tebal, hanya berukuran satu jilid, namun oleh Al-Qadhi Ahmad Kan’an dinobatkan sebagai ringkasan dari seluruh tafsir-tafsir besar yang pernah ada. Keren, bukan?

Oleh orang-orang, Jalaluddin Al-Mahalli disebut-sebut sebagai sosok ulama yang tidak saja memiliki lautan ilmu, namun juga mengamalkan dan mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya. Pernah suatu hari sepeninggalan gurunya, Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani, ia diberi tawaran jabatan kehakiman, namun jabatan tersebut tidak diambilnya di saat banyak orang yang mendambakannya. Keputusannya tersebut bukan tanpa alasan. Ia mengatakan sendiri pada murid-muridnya, “Aku tidak sanggup menanggung panasnya api neraka!?”

Selain tafsir di atas, Al-Mahalli juga berhasil menulis sejumlah karya ilmiah yang fonumental yang hingga detik ini masih terus dicetak, dipelajari, dan diperhitungkan tentunnya. Di antaranya ailah Syarah Jam’ Al-Jawami’ yangt bertajuk Al-Badr Ath-Thali’, Syarh Al-Waraqat, dan Kanz Ar-Raghibin syarh Minhaj Ath-Thalibin.

Kepada siapa Al-Mahalli mengaji, sejarah telah merekam sejumlah nama guru-gurunya, seperti Ibnul Mulaqqin, Al-Bulqini, Ibrahim Al-Abnasi, dan Ibnu Hajar sebagaimana yang telah disinggung di atas.

Sebagai seorang ulama besar, tentu akan mengundang para pemburu warisan para Nabi dan Rasul. Oleh karena itu, dari tangannya muncullah generasi kemudian yang menggantikan dan meneruskan perjuangannya. Mereka ialah As-Suyuthi, As-Sakhawi, As-Samhudi, dan seterusnya.

Namun demikian, meskipun Al-Mahalli adalah sosok ulama besar, ada satu hal yang tidak banyak diketahui orang. Bukan aib sebetulnya, akan tetapi justru motifasi belajar dan berjuang mengarungi lautan ilmu. Bahwa ternyata Al-Mahalli adalah termasuk orang yang sulit menghafal. Pernah suatu kali ia diminta oleh orang-orang di sekitarnya untuk menghafalkan sebuah untaian kata dalam dua baris. Namun Al-Mahalli sama sekali tidak sanggup menghafalnya meski sudah didesak berkali-kali. Demikian berita yang kami dengar dari guru kami, Dr. Muhammad Al-Hasan Asy-Syinqithi.

Tafsir Al-Jalalain, salah satu warisan intelektual Al-Mahalli

Tafsir Al-Jalalain, salah satu warisan intelektual Al-Mahalli

Cerita di atas dikisahkan oleh beliau setelah kami tanya, manakah yang didahulukan oleh penuntut ilmu jika ingin membaca kitab hadits, apakah Jami’ At-Tirmidzi yang oleh ulama dikatakan akan dapat difahami oleh tidak saja ulama, namun juga pelajar tingkat pemula, ataukah Shahih Al-Bukhari yang sulit difahami melainkan pelajar tingkat lanjutan.

“Shahih Al-Bukhari tentunya,” jawab beliau. Lantas beliau menjelaskan bahwa kitab yang sulit difahami manapun akan menjadi mudah manakala selalui dibaca berulang-ulang. Yang terpenting adalah, membacanya hingga selesai walauoun belum faham betul.

Pelajaran kisah di atas ialah, bahwa seberapa pun kemampuan seseorang, jangan pernah menyerah belajar. Karena sesuatu yang ditekuni pasti akan lunak pula. Lihatlah besi yang begitu keras, ia akan leleh ketika dipanasi dengan api meskipun boleh jadi suhunya tidak seberapa panas. Namun dengan terus-menerus, akan leleh pula. Percayalah!

Permasalahannya bukanlah faham atau tidak, tapi lebih pada mau membaca atau tidak. Inilah yang kiranya perlu dicamkan. Karena ternyata banyak orang yang mengeluh gagal memahami suatu kitab, namun ternyata setelah diselidiki, ternyata ia belum membacanya berulang-ulang. Baru dibacanya sekali dua kali, lantas mengeluh dan pada akhirnya menyerah. Belajar model apa ini?! Apatah lagi jika tidak diiringi dengan munajat dan doa pada Dzat yang Mahamemberi pemahaman. Alangkah celakanya orang semacam ini.

Semoga Allah Ta’ala selalu memberikan kita istiqamah dalam belajar serta kemampuan menghafal dan memahami yang baik. Aamiin.

Semoga bermanfaat!

@BinMarwadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s