Shalih Rawah Asy-Syafi’i, Seorang Ulama Masjidil Haram Putera Indonesia


MasjidBerkenaan Syaikh Shalih Rawah Al-Jawi Asy-Syafi’i, penulis melihat penulis Faidh Al-Malik Al-Wahhab Al-Muta’ali menyanjungnya dengan penuh takzim saat menyajikan biografinya. Ia berkata:

العالم الفاضل، الماجد الكامل، المدرس بالمسجد الحرام…

“Seorang yang ‘alim, mulia, luhur, sempurna, seorang guru di Masjidil haram.”

Tokoh yang satu mengawali episode hidupnya di Nusantara. Selanjutnya ia mengadakan perjalanan ke Makkah dan bertinggal di sana dalam beberapa tahun dalam rangka menimba ilmu. Di antara sekian guru-gurunya yang utama adalah: Sayyid Ahmad Al-Marzuqi Al-Maliki Adh-Dharir (yang tuna netra) dan Sayyid ‘Utsman Ad-Dimyathi.

Melihat keunggulan Syaikh Shalih Rawah, guru-gurunya pun menyanjungnya dan memberinya izin untuk mengajar. Setelah memperoleh izin mengajar itu, ia pun mulai menyibukkan diri untuk mengajar selain kesibukkan lainnya seperti dzikir dan semacamnya. Banyak ulama-ulama negeri ini yang mendapatkan faidah dari pelajarannya.

Seperti umumnya orang-orang di zamannya yang masih banyak berkecimpung di dunia tarekat, Shalih Rawah pun demikian. Ia mempelajari ajaran bid’ah ini dari seseorang yang diulamakan bernama Syaikh As-Samman. Semoga Allah mengampuninya.

Pada bulan Ramadhan tahun seribu duaratus sembilanpuluh dua, Shalih Rawah menghembuskan nafas untuk kali terakhirnya di Makkah yang kemudian dimakamkan di pekuburan Ma’lah. Semoga Allah merahmatinya.

Syaikh Shalih Rawah Al-Jawi Asy-Syafi’i meninggalkan dua orang putra, yaitu Ahmad dan Muhammad. Anak pertama, Ahmad, meninggalkan beberapa keturunan yang di kemudian hari menjadi ulama-ulama di negeri ini. Adapaun anak kedua, Muhammad, maka ia wafat dalam keadaan tidak meninggalkan keturunan.[1]

[1] Al-Mukhtashar min Nasyr An-Nur wa Az-Zuhar (hlm. 214), Faidh Al-Malik Al-Wahhab Al-Muta’ali (I/706-707), A’lam Al-Makkiyyin (I/450).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s