Motifasi Belajar Ilmu Nahwu dari Ulama Salaf


LilinKeurgenan ilmu nahwu merupakan suatu hal yang tidak samar. Sebab, seluruh disiplin ilmu keislaman tidak ada yang tidak membutuhkan ilmu nahwu. Makanya orang tidak akan mampu memahami firman Allah dan sabda Nabi-Nya –shallallahu ‘alaihi wa sallam– tanpa menguasai ilmu nahwu terlebih dahulu. Maka tidak heran jika seluruh ulama menyepakatinya sebagai salah satu syarat ijtihad yang harus terpenuhi pada diri seorang mujtahid.

  • Abul Barakat Al-Anbari menyatakan bahwa, “Sesungguhnya seluruh imam dari kalangan salaf dan khalaf telah bersepakat bahwa ilmu nahwu merupakan syarat ijtihad. Dan sekiranya seorang mujtahid menguasai seluruh cabang keilmuan, tidak akan bisa menduduki ijtihad sampai ia menguasai ilmu nahwu.”
  • Abu Ishaq Asy-Syirazi mengatakan terkait sifat seorang pemberi fatwa, “Ia harus mengetahui bahasa Arab dan Nahwu sebagai alat memahami maksud firman Allah Ta’ala dan sabda Rasul-Nya –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.”

Ulama-ulama Salaf pun telah banyak memberikan motifasi agar seorang penuntut ilmu dapat dengan baik mempelajari ilmu nahwu.

  • Abu Ayyud As-Sikhtiyani menuturkan, “Pelajarilah ilmu nahwu karena ia merupakan perhiasan bagi orang yang hina dan sikap menghindarinya merupakan aib bagi orang yang mulia.” (Lihat Al-Bayan wa At-Tabyin II/219, Bahjah Al-Majalis I/64, dan ‘Uyun Al-Akhbar II/157)
  • ‘Abdul Malik bin Marwan menyatakan, “Pelajarilah ilmu nahwu sebagaimana kalian mempelajari ilmu waris dan sunnah.” (Lihat Al-Bayan wa At-Tabyin II/219, Bahjah Al-Majalis I/64, dan ‘Uyun Al-Akhbar II/157)
  • Imam An-Nawawi menulis, “Seorang penuntut ilmu hadits hendaknya mempelajari ilmu nahwu dan bahasa Arab agar dapat terbebas dari sikap lahn (salah eja) dan tashif.” (Taqrib An-Nawawi II/106 bersama Tadrib Ar-Rawi)
  • Sementara itu Asy-Sya’bi menandaskan, “Ilmu nahwu bagi ilmu itu seperti halnya garam untuk makanan yang selalu dibutuhkan.” (Al-Jami’ li Ahkam Ar-Rawi II/28)

Sumber: Ahammiyah Al-Lughah Al-‘Arabiyyah karya Abu Usamah Ahmad bin ‘Abdullah Al-Batili, Dar Al-Wathan Ar-Riyadh 1412 H

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s