Beberapa Gambaran Perhatiaan Para Ulama Pada Pelajar


ilmu

Sebagaimana maklum, bahwa kecintaan ilmu tidak saja berhenti sampai ilmu itu sendiri. Namun kecintaan tersebut juga membawa seseorang mencintai apa saja yang berhubungan dengannya. Termasuk salah satunya adalah penuntut ilmu. Kepekaan dan perasaan nikmat yang dialami para ulama terhadap ilmu yang mereka lahap membuat mereka ingin berbagi kelezatan tersebut. Makanya tidak heran jika mereka kerap kali dan bahkan senantiasa memotifasi orang-orang agar dapat mengikuti jejaknya. Motifasi tersebut beragam macamnya yang antara lain disebutkan oleh penulis Al-‘Inayah bi Thullab Al-‘Ilm ‘Inda ‘Ulama Al-Muslimin karya Dr. ‘Abdul Hakim Al-Anis. Dalam buku ini disajikan ratusan penampakan yang saya singgung di atas.

Sebetulnya saya sudah pernah mendownload kitab ini dalam versi PDF. Namun sayang belum sempat membacanya. Namun tadi malam saya menyimak muhadharah Syaikh Dr. Abdurrahman bin Mu’adhah Asy-Syihri -waffaqahullah- membicarakan sekelumit tentang isi buku ini. Tepatnya pada sebuah acara yang lazim disebut “Cama Membaca Kitab Tafsir”, beliau berpesan agar buku ini jangan sampai terlewatkan. Sepertinya memang sudah menjadi kebiasaan beliau, sebelum beliau masuk membicarakan tema utama, beliau terlebih dahulu memberikan berbagai info tentang buku-buku yang baru terbit. Utamanya yang berhubungan dengan ilmu Al-Quran dan tafsirnya. Nah dalam kesempatan itu, versi muhadharah yang saya saksikan via youtube, beliau berbicara sekelumit tentang buku yang saya maksud di muka.

Inayah

Di antara yang beliau sebutkan tentang perhatian ulama pada murid-murid mereka ialah:

– Ada di antara mereka yang mengambil salah seorang muridnya yang pandai lagi cerdik sebagai menantunya. Ini tentu bukan sesuatu yang aneh. Salah satu asusnya adalah apa yang dilakukan Sa’id bin Al-Musayyab pada seorang muridnya yang baru saja ditinggal wafat isterinya. Melihat pemandangan tidak biasa, dengan tidak hadirnya salah seorang muridnya yang biasa rutin duduk di majelisnya, beliau kemudian mencari tahu khabar muridnya tersebut. Setelah memperoleh informasi, bahwa isteri sang murid baru saja wafat, beliau pun menawarkan puterinya agar dinikahinya. Akhirnya mereka pun menikah malam itu juga.

– Ada di antara ulama yang menukil dan mengutip suatu pernyataan yang terdapat dalam kitab murisnya. Hal ini tentu saja selain karena alasan ilmiah juga untuk memotifasi sang murid agar lebih semangat lagi belajar dan berkarya.

– Banyak ulama yang tidak segan-segan menyediakan tempat menginap bagi murid-murid mereka. Yang saya ingat, penampakan seperti ini kerap dilakukan, antara lain, oleh Syaikh Muhammad Mukhtar bin Atharid Al-Bughuri Al-Makki dan Syaikh Abul Faidh Muhammad Yasin bin Muhammad Isa Al-Fadani. Ulama kedua diceritakan biasa menempatkan beberapa murid di kediamannya, salah satunya Syaikh Muhammad Mukhtaruddin bin Zainal Abidin Al-Filimbani. Sedangkan ulama pertama dikisahkan hingga sampai menyediakan kebutuhan makan untuk murid-murid beliau.

– Ada di antara ulama itu yang memotifasi para muridnya dengan memberinya kesempatan mengajar. Fenomena seperti ini amat sangat banyak dijumpai. Seperti yang dilakukan Syaikh Ahmad bin Abdul Lathif Al-Khathib Al-Minangkabawi yang memberi kesempatan Syaikh Dr. Abdul Karim Amrullah mengajar di Masjidil Haram.

– Ada kalanya di antara ulama-ulama kita yang kerap menjamu para muridnya. Seperti yang dilakukan Al-Alusi. Tidak lupa saya riwayatkan bahwa seorang guru kami, Ustadz Abdussalam bin Busyro bin Abdul Mannan, Lc termasuk sosok yang kerap memperaktekkan hal tersebut. Terkadang beliau memanggil kami ke rumah beliau untuk sekedar makan malam. bahkan kami makan senampan dengan beliau. sesuatu yang tentiunya sangat mengesankan. Adakalanya pula beliau memanggil kami, beberapa muridnya, untuk datang ke rumah beliau di pagi hari untuk sekedar menyeruput hangatnya teh ala Arab.

Demikian sekelumit cerita dan motifasi yang saya sarikan dari cerita Dr. Abdurrahman Asy-Syihri tadi malam via youtube yang sudah saya bumbui dan daur ulang.

Untuk lebih lengkapnya, kami persilahkan pembaca yang budiman langsung melahap kitab yang disinggung di atas di sini.

Semoga bermanfaat!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s